Halo best! Gimana udah sampe mana tugas kalian? Jujur aja nih, kalian suka pusing nggak sih pas harus bikin daftar pustaka? Rasanya kaya lagi ngerangkai teka-teki yang aturannya beda-beda setiap sumbernya kan? Bikin mata kita jadi jereng mendadak, iya nggak sih?
Tenang aja best, walaupun daftar pustaka sering jadi problem pas ngerjain tugas atau nggak skripsi, tapi ingat semua ada solusinya.
Nah, dari semua keluh kesah yang kalian hadapi, artikel ini hadir buat jadi superhero kalian! Di sini, nggak cuma akan kupas tuntas, tapi kita bakal bongkar habis “Cara Membuat Daftar Pustaka dari Berbagai Sumber”.
Kita sediakan panduan step-by-step yang gampang banget diikuti, memastikan penulisan Daftar Pustaka kalian benar, rapi, dan sesuai sama aturan yang berlaku.
Siap-siap, setelah baca ini, dijamin kalian bakal jadi master Daftar Pustaka! Yuk, kita mulai!
Daftar Pustaka
Sebelum kita lebih jauh, kenalan dulu nih sama daftar pustaka. Apa sih daftar pustaka?

Gampangnya, daftar pustaka itu kaya “daftar ucapan terimakasih” di akhir tugas kita. Ucapan buat penulis data atau informasi yang kita pakai dalam tugas kalian.
Yang di dalam daftar pustaka adalah semua "identitas lengkap" dari buku, artikel, website, atau sumber mana pun yang kita pinjam ide, data, atau kutipannya buat nulis. Jadi, ini kayak daftar riwayat sumber yang kita pakai, biar pembaca tahu dari mana kita dapat semua informasi keren itu!
Daftar pustaka itu juga ada fungsinya loh, yaitu:
- Anti Plagiat
Dengan kalian mencantumkan sumber asli rujukan dari tugas kalian, kalian menghargai hasil kerja keras orang lain dan membuktikan kalau kita bukan plagiat, kan sumbernya sudah jelas ada di daftar pustaka.
- Meningkatkan Kredibilitas
Kalau sumbermu jelas, kuat, dan dari ahli, otomatis tulisanmu juga jadi lebih meyakinkan dan bisa dipercaya. Pembaca bakal mikir, "Wah, keren nih sumbernya terpercaya nggak abal abal!"
- Memudahkan Pembaca
Daftar pustaka itu kayak peta harta karun buat pembaca. Kalau ada bagian yang menarik, mereka bisa langsung lihat sumbernya di daftar pustaka dan mencari buku atau artikel aslinya untuk dipelajari lebih dalam.
- Apresiasi Buat Penulis Asli
Ini adalah cara kita bilang terima kasih kepada para penulis atau peneliti yang sudah bersusah payah membuat karya yang kita jadikan acuan.
Daftar pustaka sendiri banyak banget jenis atau formatnya. Atau istilah kerennya citation style (gaya sitasi) yang banyak dipakai di penulisan tugas ilmiah akademik. Nah, dari banyaknya jenis itu, yang paling sering dipake di sains, pendidikan dan teknik dll itu yang APA (American Psychological Association) Style.
Menulis Daftar Pustaka Dengan Baik & Benar

Oke, best! Tadi kan sudah tahu kalau daftar pustaka itu penting banget, ibarat sertifikat kejujuran tulisan kalian. Sekarang, bagian yang paling ditunggu-tunggu — gimana sih cara nulisnya biar auto A+ dan enggak bolak-balik direvisi? Di bagian ini kita akan langsung hands-on.
Inilah aturan umum APA Style yang harus kalian tau:
- Berurutan
Semua sumber diurutkan alfabetis (A–Z) berdasarkan nama belakang penulis. Jika penulis sama punya beberapa karya, urutkan kronologis dari lama ke baru. Untuk karya di tahun sama tambahkan huruf kecil (a, b...).
- Nama Penulis
Tulis nama belakang dulu, diikuti inisial. Contoh: Santoso, B. Untuk lebih dari satu penulis gunakan ampersand & sebelum nama terakhir.
- Gelar
Gelar akademik tidak perlu dicantumkan.
- Judul
Judul buku/jurnal biasanya dicetak miring. Judul artikel atau bab tidak dicetak miring; huruf kapital hanya pada kata pertama dan nama khusus.
Cara Menulis Daftar Pustaka dari Berbagai Sumber
- Buku
Formatnya: Nama Belakang, Inisial. (Tahun). Judul Buku: Anak Judul. Penerbit.
Contoh: Sari, D. (2024). Problematika Gen-Z. Penerbit Grafika.
- Artikel Jurnal
Format: Nama Belakang, Inisial. (Tahun). Judul artikel. Nama Jurnal, Volume(Nomor), Halaman. DOI/URL.
Contoh: Wijaya, T. (2025). Analisis dampak kecerdasan buatan terhadap pekerjaan masa depan. Jurnal Ilmu Komputer dan Teknologi, 15(2), 112-130. https://doi.org/10.1234/jikt.15.2.112
- Internet / Website
Format: Penulis/Organisasi. (Tahun, Tanggal Bulan). Judul artikel. Nama Situs Web. URL
Contoh: Sanjaya, Y.C.A. (2025, 20/10). 10 Universitas negeri dan swasta terbaik di Indonesia versi QS WUR 2026, ada UI hingga binus. Kompas. https://www.kompas.com/tren/read/2025/10/20/113000465/10-universitas-negeri-dan-swasta-terbaik-di-indonesia-versi-qs-wur-2026-ada?source=sorotan
- Skripsi / Tesis / Disertasi
Format: Nama Belakang, Inisial. (Tahun). Judul (Skripsi/Tesis/Disertasi). Institusi. URL
Contoh: Lestari, D. (2020). Pengaruh literasi digital terhadap perilaku konsumtif (Tesis Master). Universitas Gadjah Mada. http://etd.ugm.ac.id/view/21347
- Media Sosial
Sumber Youtube
Format: Nama Akun/Channel. (Tahun, Tanggal Bulan). Judul video (Hanya huruf pertama di kapital) [Video]. YouTube. URL
Contoh: X-Undercover. (2025, 2/7). Waspada Mini Stroke: ini peringatan sebelum stroke terjadi. [Video]. YouTube. https://youtu.be/mvz8e2MA1T0?si=s-4OjCdngCp4lDcE
Sumber Instagram
Format: Pembuat Unggahan/Akun [@handle]. (Tahun, Tanggal Bulan). Kutipan teks singkat dari postingan (Miring dan tidak lebih dari 20 kata) [Jenis media]. Platform. URL
Contoh: Menteri Keuangan RI [@menkeuri]. (2025, 14 Oktober). Momentum Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Masih Terjaga Baik [Post]. Instagram. https://www.instagram.com/p/DPylCQqk4QM/?img_index=1&igsh=cWZrYW02ZWduejFq
Gimana, best? Sudah nggak pusing lagi kan soal titik koma, huruf miring, dan urutan nama di daftar pustaka? Mulai sekarang, daftar pustaka bukan lagi teka-teki, tapi bukti nyata kalau kalian adalah peneliti yang jujur, teliti, dan kredibel.
Untuk memastikan naskah tugas lolos standar akademik kampus, cek langsung tingkat kemiripannya menggunakan alat pendeteksi plagiasi yang paling diandalkan, yaitu Turnitin.
Quick Tips! Cek layanan Turnitin terpercaya, aman, cepat, di sini: ITentix